
Minggu, 03 Mei 2015
Manusia dan Keindahan
Citra diri Manusia

Keindahan
di miliki oleh setiap insan Manusia, entah itu Keindahan dari segi Internal
maupun dari Eksternalnya. Di lihat dari Internal manusia mempunyai sifat
Kebersihan hati dan Ketentraman Jiwa. Jika setiap orang memiliki kedua unsur
tersebut, Pasti orang itu akan indah
dalam kehidupannya. Karena dia sudah mempunyai Komitmen pada dirinya yang
berdasarkan pada niat dan perbuatan yang akan menjadikan orang itu indah. Kedua
Eksternal, dikatakan eksternal berarti keindahan itu di lihat dari luarnya
yaitu, yang dapat di lihat dan di sentuh. Bentuk Fisik adalah salah satu
keindahan yang dimiliki oleh manusia yang diciptakan paling sempurna dan semua
organ tubuh yang berfungsi dengan baik sesuai perannya. Antara manusia yang
satu dengan yang lainnya dapat melihat keindahan dari setiap masing-masing
manusia. Itulah ciri kenapa manusia di jadikan makhluk yang paling indah .
Manusia juga dapat menentukan dari seluruh manusia di alam semesta ini manusia
Indah atau manusia buruk.
Setiap
manusia mempunyai jalannya masing-masing dalam menentukan tujuan hidupnya,
apakah kehidupannya cerahkah atau suramkah, itu semua adalah tergantung pada
manusia itu sendiri dan orang-orang di sekeliling kita akan menilai bagaimana peran
kita di dalam lingkungan. Kita akan dianggap “orang” jika kita ikut
berkontribusi dan aktif dalam peran kita sebagai warga di lingkungan. Kita juga
harus bersosialisasi kepada masyarakat dalam kata lain yaitu berkomunikasi
dengan baik pada orang-orang disekeliling kita. Orang ini pantas di beri
julukan “Citra Baik”. kita akan dianggap sampah jika kita masa bodo pada
lingkungan sekitar, yang tidak mau bergaul pada warga, yang selalu sombong
ketika bertemu. Mending mati saja jika ada orang seperti itu, karena kodrat
manusia diciptakan oleh Allah adalah Sosialisasi, manusia hidup karena adanya
kebersamaan, tidak saling mementingkan diri sendiri, yang selalu menolak dengan
pertemuan-pertemuan yang nantinya akan mempererat tali silaturahmi kita. Orang
ini pasti akan rugi besar dengan julukan “Citra Buruk”. Disini saya akan
membahas Citra Diri dari seseorang yang akan menentukan hidup manusia itu Indah
atau Buruk.
1. Citra Baik
Manusia dikatakan
mempunyai Citra Baik karena mereka ingin memuliakan dirinya dengan konsep atau
pemikiran yang bertujuan untuk menjadikan dirinya di hargai oleh sesama manusia
yang lainnya. Karena Citra Baik adalah cerminan dari diri kita. Biasanya orang
yang mempunyai Citra yang baik maka orang ini sering dihargai serta menjadi
panutan bagi setiap orang. Karena citra baik itu bukan hanya berdampak pada
diri sendiri saja tetapi dampak terhadap orang lain juga dapat merasakannya. Karena
memang orang yang mempunyai citra baik itu sangat menguntungkan sekali,
mempunyai banyak sahabat dan paling di hormati. Tapi itu semua kembali lagi
bagaimana kita memposisikan jiwa kita dan pikiran kita yang dapat membuat
komitmen pada diri kita untuk berbuat baik.
2. Citra Buruk
Tidak semua orang
mempunyai citra baik kadangkala orang yang baik dapat berubah menjadi jahat,
dan juga sebaliknya orang jahat dapat berubah jadi baik. Citra buruk biasanya
terjadi karena pengaruh pergaulan sosial, tapi kita sebagai manusia harus dapat
membedakan mana pergaulan yang baik dan mana pergaulan yang buruk, karena
dengan seiring waktu jika kita tidak merasa cocok pada suatu pergaulan tertentu
sebaiknya kita menghindar supaya penyesuaikan kita pada pergaulan tersebut
tidak semakin dalam, memang pergaulan dapat mengontaminasikan pada perubahan
tingkah laku seseorang, cara berpikir dan Gaya hidup. Karena jika penyesuaian
kita terhadap pergaulan yang suram, maka kebiasan-kebiasan mereka akan membawa
dampak negatif kepada diri kita. Jika kita sudah termakan oleh buaian mereka
sebaiknya kita mulai menjauhi pergaulan itu. Yaa sudah…. ketika kita sudah
tidak bergaul lagi kepada mereka, jangan pernah namanya memutuskan tali
silaturahmi, biasa saja ketika kita bertemu saling menyapa dan senyum pada
mereka. Karena itu semua akan membuang rasa “tidak enak kita kepada mereka” .
Semua perbuatan jika
memang itu menguntungkan untuk orang lain, kenapa kita tidak usahakan
semaksimal mungkin, toh itu juga akan menguntungkan pada diri kita sendiri kan.
Jika kita masih mampu untuk memulai kenapa kita tidak bertindak terlebih dahulu,
toh itu semua akan memperkuat jati diri kita sebagai manusia yang tangguh dalam
menghadapi segala masalah. Jadikanlah diri kita sebagai orang yang bermanfaat
bagi orang lain, terhadap masyarakat, saudara, keluarga dan teman-teman kita.
Supaya kita akan mendapatkan respon yang positif pada mereka tehadap diri kita.
Tapi ingat jika sudah mempunyai Citra Baik terhadap sekeliling kita, jangan
pernah berbangga hati atau besar kepala karena itu akan menjatuhkan dirinya. Saya
mengutip dari suatu Mem “Pujian tak meningkatkan semangatku dan Hinaan tidak
menyurutkan semangatku”.
Unknown
Web Developer
Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar