Minggu, 15 Maret 2015
Hakikat Manusia
Manusia yang Berilmu, Berakhlak dan Beriman
Manusia yaitu makhluk yang paling
sempurna yang diberikan akal dan ilmu oleh Allah SWT untuk mensejahterakan diri
sendiri maupun orang lain. Kita sangat beruntung yang sudah diberikan anugrah
lebih oleh Allah SWT. Memang manusia itu berakal dan berilmu tapi tidak semua
manusia seperti itu dan manusia dapat dibedakan menjadi 2 yaitu, Baik dan
Buruk. Kriteria Orang Baik dapat sangat jelas dibedakan dengan Kriteria orang
buruk. Kriteria orang Baik yaitu, selalu berbuat baik kepada sesama, mempunyai
etika, berilmu, dan beriman. Memang orang baik itu mudah di lihat dari luarnya
tapi belum tentu hati dan niat orang itu baik juga, kadangkala kita sering
tertipu oleh penampilan dari pencitraan orang baik. Begitupun dengan orang
buruk mempunyai kriterianya sendiri yaitu, selalu berprasangka buruk kepada
sesama, tidak mempunyai etika, dan mempunyai rasa tidak senang kepada orang
lain, dari indikasi tersebut kita juga belum tentu dapat menilai dengan sebutan
“orang itu buruk”, kita juga belum tau, memang dari luar terlihat seperti
preman tapi bisa saja dia orang baik yang dari luarnya saja berpenampilan
seperti orang jahat. Jika kita melihat orang lain jangan kita lihat dari
luarnya saja tapi kita harus memperhatikan dari hati mereka masing-masing dan
tergantung kita sendiri dapat menyesuaikan diri di pergaulan orang baik atau di
pergaulan orang buruk. Topik kali ini membahas tentang Berilmu, Berakhlak dan
Beriman sebagai berikut.
1.
Berilmu
Orang di katakan berilmu jika orang tersebut memiliki
Pendidikan yang matang dalam hidupnya, mau itu Akademis maupun non-Akademis.
Memang setiap orang memiliki Potensi, keahlian dan Kemampuan Otak dalam
Bekerja, ada otak kiri yang dimanfaatkan untuk mengekspresikan diri dalam
berkarya contoh, seni. Dan juga ada otak kanan untuk Berpikir, Logika,
Berbahasa dan Startegi dalam suatu hal. Hal-hal tersebutlah yang dapat di
katakan bahwa orang tersebut sudah berilmu dan jika sudah berilmu orang
tersebut akan bermanfaat bagi orang lain.
2.
Berakhlak
Setiap insan pasti mempunyai akhlak yang bervariasi. Akhlak
inilah yang nantinya akan menentukan kehidupan kita di masa akan datang. Memang
banyak sekali akhlak yang di miliki oleh setiap orang contoh: rakus, sombong,
periang, diam dan masih banyak lagi. Akhlak inilah yang akan mencerminkan diri
kita yang sebenarnya, sehingga orang lain akan mudah untuk mengetahui bagaimana
akhlak kita. Seharusnya akhlak harus dibina sejak dini agar ketika dewasa kita
tetap menjaga Akhlak yang telah di ajarkan oleh guru dan orang tua kepada kita yang bermoral dan
beretika. Akhlak pada seseorang juga kadang bisa berubah bagaimana kita
menyikapinya. Biasanya Akhlak bergantung pada pergaulan dan banyak terjadi pada
remaja karena pola pikir yang masih labil dan belum mempunyai jati diri yang
sebenarnya.
Beriman adalah suatu ketaqwaan kepada Allah SWT dan
Rasullnya. Kepercayaan kepada Allah adalah bukti bahwa kita sudah beriman. Tapi
tidak hanya mempercayakan saja, tapi kita harus bertindak untuk mengerjakan
perintahnya dan menjauhi larangannya. Selalu berprasangka baik kepada Allah dan
selalu menjaga ketaatan kita kepada Allah. Orang yang dirinya selalu dekat
dengan Allah pasti hidupnya akan tentram, jauh dari penyakit dan terhindar dari
fitnah-fitnah dunia. Contoh kasus, “seseorang sedang diambang kesulitan jika dia
berserah diri kepada Allah untuk meminta diberikan hidayah agar dapat
menyelesaikan masalah tersebut, berarti orang tersebut orang yang bertaqwa dan
tawakal.” Kita sebagai manusia yang berlumur dosa, seharusnya kita segera
meminta ampunan dari Allah untuk diberikan jalan yang terbaik dan lurus untuk
kehidupan kita sekarang dan yang akan datang.
Semua orang pasti ingin sekali hidup
yang sejahtera dan itu harus dimulai dari diri kita masing-masing untuk membina
kehidupan kita untuk bekal masa depan kita. Tidak ada satu orang pun yang
menginginkan hidupnya suram. Itu karena faktor keberuntungan dan rezeki dari
Allah yang telah diberikan kepada kita sebelum kita lahir di alam dunia ini.
Takdir itu dapat berubah jika seorang itu mempunyai tekad yang kuat untuk
merubah kehidupan yang sebelumnya dan disamping tekad itu kita harus bertawakal
kepada Allah, mintalah kepada Allah jalan yang terbaik, pasti Allah akan
mengabulkannya jika seorang itu benar-benar untuk merubah kehidupannya.
Unknown
Web Developer
Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar