Minggu, 22 Maret 2015
Kaitan Manusia
Manusia yang Di didik
di Lingkungan Berbudaya
Manusia yang
lahir di lingkungan cinta pada budaya akan terbawa sampai ia dewasa kelak
bahkan sampai menurunkannya pada anaknya
atau generasi yang baru. Karena manusia yang lahir akan di didik dari lingkungan
tersebut dan masyarakat sekitar yang sangat berpengaruh bagi pembentukan
karakter seseorang dan terutama keluargalah yang sangat berperan penting dalam
membangun pendirian, pola pikir dan karakter dari seorang anak. Karena di dalam
keluarga, orang tua pasti ingin anaknya menjadi anak yang berguna untuk kedua
orang tuanya dan masyarakat. Pastinya orang tua selalu mendoakan anak-anaknya
yang terbaik. Oleh karena itu orang tua yang baik akan mengajarkan 3 hal utama
untuk membekali dirinya yaitu, Pembentukan karakter, Sosialisasi, dan
Mengekspresikan diri. Itulah 3 kaitan yang akan saling terhubung di dalam diri
manusia yang akan membentuk Insan Manusia yang berkarakter dan bermoral.
1.
Pembentukan Karakter
Awal mula Pembentukan karakter
dimulai di dalam keluarga. Anak akan di ajarkan dalam segala hal oleh orang
tuanya dari mulai berdiri, makan, mandi dan sholat. Itu semua karena peran
keluarga yang mempengaruhi. Pihak kedua, yang membentuk karakter adalah
sekolah. Sekolah tempat untuk menuntut ilmu dan salah satu cara untuk membentuk
karakter dengan jangka waktu lama dari dia mulai SD sampai Perguruan Tinggi.
Pihak ketiga, yaitu Masyarakat atau Teman. Inilah Pihak yang sangat sensitif
dalam kepribadian kita. Karena Kepribadian kita akan mengikuti pergaulan yang
masyarakat atau teman kita lakukan. Untuk itu kita harus membuat pondasi sejak
dini agar kita tak akan tergoyahkan dengan pergaulan di masa kini.
2.
Sosialisasi
Kita sebagai makhluk sosial
dan yang sangat bergantung pada masyarakat. Tidak salahnya kita berinteraksi
dengan masyarakat lingkungan dan tidak merugikan kita juga dengan berinteraksi bahkan kita malah memperpanjang
tali silaturahmi kita kepada tetangga. Yaa, walaupun kita Senin s/d Jum’at
bekerja, setidaknya kan masih ada hari sabtu dan minggu untuk menyeistirahatkan
fisik kita dan keluar rumah untuk duduk di teras menyapa atau menegur orang
yang kita kenal dekat, kita ajak orang itu untuk mampir kerumah untuk minum teh
atau yang lainnya. Pribadi seperti inilah yang di kagumi masyarakat karena
Akhlak kepribadiannya yang baik. Ada sebaliknya, orang selalu bekerja terus
tidak memikirkan orang di sekitar dan sombong tidak mau bergaul. Kepribadian
ini sangat salah besar bahkan masyarakat sampai tidak perduli jika orang
seperti ini terjadi musibah atau kecelakaan. Oleh karena itu, kita sangat
membutuhkan perhatian masyarakat untuk mensejahterkan rumah tangga kita.
3.
Mengekspresikan
Diri
Mengekspresikan diri disini berarti
pengungkapan ide atau pikiran seseorang untuk mengeksplor potensi dirinya yang
menjadikan orang tersebut aktif. Banyak hal seseoarang dapat mengekspresikan
diri contoh: Berdagang, Membuat Karya Seni, Bekerja dan lain-lainya yang keluar
dari jiwa orang tersebut. Berbagai cara telah dilakukan oleh orang untuk
mengasah kemampuan serta menghasilkan yang bermanfaat contoh: Uang, Anak Murid
dan Tempat-tempat formal lainnya. Seseorang mendapat kesuksesan karena
Kepribadian yang sudah matang dan juga dukungan dari rekan-rekan kerja, sahabat
ataupun Keluarga. Orang sukses mempunyai prinsip untuk memajukan diri sendiri,
membanggakan orang tua dan pastinya bermanfaat bagi orang lain. 3 prinsip itu
yang di pegang orang sukses selama masih duduk dibangku sekolah sampai
mempunyai karir. Mereka tidak pernah menyimpang dari ketiga prinsip tsb. Karena
mereka mempunyai tekad yang sangat kuat yang selalu mengedepankan dirinya
menjadi tauladan yang baik serta menjadi contoh kepada orang lain. Orang yang
berkharisma tinggi pasti akan hidup tenang di masa depan.
Itulah
topik pembahasan yang mengenai Internalisasi yang berada di dalam dirinya
sendiri, Obyektifasi yang berada di ruang lingkup masyarakat, dan
Eksternalisasi yang berarti pengungkapan jiwa yang diekspresikan melalui
tangan-tangan kreatif manusia. Semua orang bebas untuk menentukan jalan
hidupnya sendiri, tidak ada yang melarangnya seseorang mengekspresikan diri,
asal jangan melewati ambang batas dalam berekspresi. Semuanya nanti yang menilai
dari orang lain juga baik atau buruknya seseorang.
Unknown
Web Developer
Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar