Minggu, 21 Juni 2015
Harapan dan Tanggung Jawab
Sebenarnya, Harapan itu adalah suatu
angan-angan yang harus kita pertanggung jawabkan pada diri kita sendiri. Jika
kita mempunyai Suatu Harapan, maka kita harus bertindak sesuai kemampuan kita
yang mana bertujuan untuk mencapai harapan tersebut. Jangan pernah ragu-ragu
dalam bertindak, malas, malu, gengsi, dan sifat-sifat lainnya yang dapat
menghambat kita untuk bertindak. Jauhkan perasaan itu semua dalam diri kita.
Ingat Tujuan kita hanya Sukses untuk diri kita sendiri bukan untuk orang lain.
Jangan mundur jika kita mendapatkan cacian dan makian terhadap diri kita,
jangan mengangap itu hal negatif tapi buatlah cacian itu sebuah hal yang
positif, anggap saja itu sebuah komentar pada diri kita. Supaya diri kita akan
lebih baik lagi untuk kedepannya.
Kita sebagai pelajar yaitu tanggung
jawab kita adalah Belajar, menuntut ilmu sebanyak-sebanyaknya. Jangan menuntut
ilmu karena seorang Guru yang mengajar Asik/Tidak Asiknya, itu adalah yang
sering di katakan oleh anak remaja labil. Kita menuntut ilmu karena Ilmu yang
diberikan itu akan bermanfaat untuk diri kita. Maka jangan pernah katakan
belajar itu tergantung gurunya. Dan hal lainnya yaitu Disiplin dalam bertindak,
mengatur kehidupan kita agar tertata.
Begitupun dengan Keluarga, Harapannya
yaitu membuat keluarga itu sejahtera dan berkah. Dikatakan sejatera yaitu
Keluarga itu mampu mempertahankan Pondasi dalam berumah tangga. Mereka tidak
akan mempermasalahkan sesuatu hal yang tidak penting. Keluarga yang sejahtera
yaitu keluarga yang berkecukupan dalam menjalani kehidupan. Dan juga Keluarga
yang berkah yaitu keluarga yang selalu ingin berdampingan dari Ayah, Ibu dan
Anak. Mereka selalu kangen untuk pulang kerumah. Jika kemana-mana mereka pasti
ingat yang dirumah. Rasanya jika berada dirumah mereka jadi nyaman dan
terlindungi. Mereka pun sering memberikan kabar, mau itu Baik atau Buruk.
Tanggung jawab kita kepada orang
lain yaitu sosialisasi, misal teman dan masyarakat, mendekatkan diri pada orang
lain. Kita mengharapkan bersosialisasi yaitu untuk menyatukan tali silaturahmi.
Jangan pernah mementingkan diri sendiri, dahulukan keperluan bersama jika itu
harus dikaji. Berbaurlah pada sesama yang kita anggap sesuai dengan diri kita.
Kita akan dianggap sebagai “orang” jika kita sama-sama menghargai orang lain. Karena
jika ada orang yang tidak menghargai orang lain itu dianggap sebagai “sampah”.
Tapi lebih buruk lagi yaitu tidak mempunyai teman bahkan tidak bersosialisasi
itu adalah “lebih buruk dari sampah.”
Sebenarnya Harapan dan Kekecewaan
itu kadang berbanding lurus dan terkadang juga berbanding terbalik. Misal kita
dalam belajar, kita belajar sudah maksimal dan berharap nilai kita akan bagus,
tapi keadaan itu akan terbalik dengan usaha dan harapan kita, malah nilai kita
malah jeblok. Jadi gitu, kita dalam berharap jangan terlalu berlebihan. Kita
boleh saja berharap dan ambisi dalam suatu hal. Tapi kita harus berusaha
semampu kita dan semuanya harus kita serahkan kepada Allah SWT. Kita tidak tahu
hasil yang akan kita peroleh dimasa datang. Dan notabene, Jangan pernah
berharap sesuatu yang mana melebihi
ambang batas kemampuan kita, karena itu semua akan membuat kita membebani
kehidupan.
Unknown
Web Developer
Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar