Minggu, 12 April 2015
3 Unsur Cinta & Kasih Menurut Dr.Sarwono
3 Unsur Cinta & Kasih
Dr. Sarlito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta itu memiliki tiga unsur,
yaitu ketertarikan, keintiman, dan kemesraan. Keterikatan adalah perasaan untuk
hanya bersama dia, segala prioritas hanya untuk dia. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan
dan tingkah laku yang menunjukan bahwa antara Anda dan dia sudah tidak ada
jarak lagi sehingga panggilan-panggilan formal seperti Bapak, Ibu, Saudara
digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan seperti sayang. Sedangkan
kemesraan adalah adanya rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen jika jauh
dan lama tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa sayang.
Ketiga unsur cinta tersebut sama kuatnya, jika salah satu unsur cinta itu tidak
ada maka cinta itu tidak sempurna atau dapat disebut bukan cinta.
Secara sederhana cinta kasih
adalah perasaan kasih sayang yang dibarengi unsur terikatan, keintiman dan
kemesraan (Cinta Ideal / Segitiga Cinta) di sertai dengan belas kasihan,
pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab.
Tanggung jawab yang diartikan akibat yang baik, positif, berguna, saling
menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan dan kebahagiaan.
1.
Pertama, Intimasi. Intimasi adalah aspek emosi dari
cinta. Intimasi pada awal hubungan tumbuh dengan baik, tapi kalau tidak dirawat
bisa menurun ke titik nol. Bila relasi dan komunikasi tidak bertumbuh dengan
baik intimasi menjadi mati.
2.
Kedua, Passion atau gairah. Ini adalah sisi motivasi
dari segitiga cinta itu. Sisi gairah ini punya peranan penting bagi
perkembangan fisiologis dan keinginan yang kuat untuk bersatu dengan yang
dicintai. Pada mulanya passion bertumbuh cepat dan sangat kuat, sampai tidak
lama kemudian passion ini jadi kebiasaan. Passion punya segi motivasi yang
berkekuatan positif. Inilah yang memikat anda kepada seseorang. Ini cepat
berkembang dan bisa juga cepat mati. Sisi negatifnya adalah jika hubungan sudah
saling menyakitkan maka daya tarik tadi lama kelamaan memudar.
3.
Ketiga, sisi komitmen. Ini merupakan sisi kognitif dari
cinta. Komitmen adalah tekad untuk memelihara cinta. Komitmen ini bertumbuh
mulai dari taraf nol saat pertama kali bertemu dengan yang dicintai, dan
bertumbuh ketika semakin saling mengenal satu dengan lainnya. Kuncinya saling
mengenal dan menghargai. Bila relasi melemah maka komitmen juga cenderung
melemah.
Seseorang akan
mendapatkan Cinta & Kasih yang Penuh dari seseorang yang dekat dengan kita,
Mau itu Orang tua, Sahabat ataupun Kekasih. Semuanya itu karena dalam diri kita
mempunyai arti dari Cinta & Kasih, sehingga kita mempunyai perasaan yang
berupa Perhatian, Simpati, Belas Kasihan dan Mengasihi kepada orang yang kita
sayangi. Dalam membangun cinta & kasih yang kokoh dan kuat, harus melewati
tahapan-tahapan yang panjang dan proses-proses yang dapat membangun serta
Amanah dalam menjalankan percintaan. Saling pengertian yang diutamakan dalam
berhubungan, Karena pengertian kepada sesamalah yang akan membawa kita ke
samudera Cinta, sehingga masing-masing kita dapat membuat komitmen yang tepat
untuk kedepannya.
Daftar Pustaka
http://ibd99.blogspot.com/2012/12/makalah-manusia-dan-cinta-kasih.html
Unknown
Web Developer
Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar